Kamis, 14 November 2019

VITAMIN-VITAMIN ESENSIAL DARI BAHAN ALAM



VITAMIN-VITAMIN ESENSIAL DARI BAHAN ALAM



            Vitamin adalah senyawa organik amina yang sangat dibutuhkan oleh tubuh, karena dapat membantu seluruh proses kegiatan dalam tubuh. Namun vitamin tidak dapat dihasilkan oleh tubuh. Vitamin berasal dari kata vita dan amina, yang mana vita berarti hidup dan amina mengacu pada suatu gugus organic yang memiliki atom nitrogen (N). Vitamin sangat mudah didapat, karena setiap makanan yang kita makan pasti mengandung vitamin walaupun kandungan vitaminnya hanya sedikit.

Jenis-jenis vitamin
            Vitamin dibagi menjadi dua macam berdasarkan kelarutannya, yaitu vitamin yang larut dalam air dan vitamin yang larut dalam lemak. Vitamin yang larut dalam air yaitu vitamin B dan vitamin C. dan vitamin yang larut dalam lemak yaitu vitamin A, D, E, dan K.

Berikut merupakan beberapa jenis vitamin dan sumber vitamin
1. Vitamin A
Struktur Vitamin A



            Vitamin A berfungsi untuk membuat indra penglihatan menjadi baik. Dan juga berperan sebagai komponen penyusun pigmen mata di retina. Vitamin A juga berfungsi untuk system kekebalan tubuh dan juga untuk kesehatan kulit. Namun, vitamin A mudak rusak jika terkena paparan sinar matahari dan udara.
            Vitamin A banyak terkandung dalam sayur-sayuran yang berwarna kuning dan hijau, susu, ikan, dan juga terdapat dalam buah-buahan seperti wortel, tomat dan papaya. Vitamin A sering disebut retinol.

2. Vitamin B


            Vitamin B ini dapat membantu proses metabolisme dalam tubuh. Vitamin B juga berperan dalam pembentukan sel darah merah. Sumber bahan alam yang mengandung vitamin B yaitu gandum, ikan, susu, dan sayur-sayuran hijau.

3. Vitamin B1





            Vitamin ini brfungsi untuk menjaga kesehatan kulit dan membantu proses metabolisme protein dan lemak. Defisiensi vitamin B1 dapat menyebabkan kulit menjadi keringdan bersisik, gangguan saluran pencernaan, jantung, dan system saraf. Vitamin B1 bisa kita dapatkan dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin B1 seperti daging, susu, gandum, telur, dan kacang-kacangan. Vitamin B1 dering disebut dengan tiamin..

4. Vitamin B2


Struktur Vitamin B2



            Vitamin B2 berperan untuk membentuk sel darah merah, molekul steroid, dan glikogen serta berfungsi juga dalam pembentukan rambut, kulit, dan kuku. Vitamin B2 dapat kita temukan di bahan alami seperti susu, kacang kedelai, kuning telur, dan sayur-sayuran. Vitamin B2 disebut juga dengan nama riboflavin. Kekurangan vitamin ini dalam tubuh menyebabkan kulit kering bersisik, sariawan, bibir pecah-pecah, mulut kering, dan daya tahan tubuh menurun.

5. Vitamin B12


             Vitamin B12 merupakan vitamin yang diproduksi oleh hewan dan tidak ditemukan di tanaman. Vitamin ini berperan untuk pembentukan molekul DNA dan RNA serta memelihara kesehatan tubuh. Vitamin ini dapat kita temukan dalam telur, daging, dan hati. Kekurangan vitamin ini dapat menyebabkan anemia, mudah lelah dan lesu, serta iritasi pada kulit. Nama lain dari vitamin B12 adalaha sianokobalamin.

6. Vitamin C





            Vitamin C sering disebut asam askorbat, yang berfungsi untuk membentuk kolagen, sebagai antioksidan, dan juga vitamin C berperan dalam penutupan luka saat terjadi pendarahan.kekurang vitamin C dapat menyebabkan gusi berdarah dan nyeri pada persendian. Vitamin C banyak terkandung dalam buah-buahan seperti jeruk, lemon, strawberry, dan sayuran paprika.

7. Vitamin D
Struktur Vitamin D





            Vitamin D berperan dalam membantu metabolisme kalsium, dan memineralisasi tulang. Kelebihan vitamin D dapat menyebabkan diare, berkurangnya berat badan, muntah-muntah, dan dehidrasi berlebihan. Vitamin D dapat kita temukan dalam ikan, telur dan susu, serta produk olahan seperti keju.

8. Vitamin E
Struktur Vitamin E





            Vitamin E berperan untuk menjaga kesehatan jaringan dalam tubuh, mulai dari jaringan kulit, mata, sel darah merah, dan hati. Danjuga vitamin E dapat menjaga paru-paru dari polusi udara. Kekurangan vitamin E dapat menyebabkan kemandulan baik pria maupun wanita. Vitamin E ini dapat kita temukan dalam ikan, ayam, kuning telur, dan minyak tumbuh-tumbuhan.

9. Vitamin K
Struktur Vitamin K



            Vitamin K berperan untuk system peredaran darah dan berperan terhadap penutupan luka. Kekurangan vitamin ini dapat menyebabkan pendarahan dalam tubuh, dan sulitnya darah untuk membekusaat terjadi luka. Vitamin K banyak terkandung dalam susu, kuning telur, dan sayuran.

Permasalahan:
1. Seperti yang kita ketahui, vitamin D dapat berasal dari sinar matahari. Vitamin D berfungsi untuk pertumbuhan tulang. Namun bagaimana dengan anak yang jarang keluar rumah, apakah terdapat perubahan struktur vitamin D dalam tubuh anak tersebut? Dan apakah terdapat perbedaan pertumbuhan tulang anak tersebut dengan anak yang sering terkena sinar matahari?

2. Vitamin K akan rusak apabila bereaksi langsung dengan asam, basa, ataupun matahari. Yoghurt merupakan salah satu minuman yang mengandung vitamin K, namun yoghurt memiliki rasa asam. Lalu bagaimana keadaan vitamin K dalam yoghurt tersebut? Apakah struktur dari vitamin K  tersebut akan rusak karena rasa asam dari yoghurt tersebut?

3. Vitamin C dan vitamin E memiliki struktur yang berbeda dan media kelarutannya pun berbeda. Namun kedua vitamin ini sama-sama dapat digunakan dalam bidang kecantikan khususnya dalam perawatan kulit. Apa yang menyebabkan kedua vitamin ini dapat digunakan dalam perawatan kulit?




Sabtu, 09 November 2019

POTENSI PEMANFAATAN STEROID UNTUK MAKHLUK HIDUP



POTENSI PEMANFAATAN STEROID UNTUK MAKHLUK HIDUP

            Di blog sebelumnya, kita telah membahas tentang keanekaragaman struktur kimia steroid. Steroid adalah senyawa kimia yang memiliki struktur/kerangka dasar triterpena asiklik. Steroid memiliki ciri umum yaitu sistem empat cincin yang tergabung. Dimana cincin A, B, dan C memiliki 6 atom karbon (sikoloheksana) dan cincin D memiliki 5 atom karbon (siklopentana). Struktur dasarnya yaitu 1,2-cyclopentanoperhydrophenanthrene dengan 17 atom karbon dan 4 cincin. Senyawa yang merupakan turunan dari steroid adalah kolesterol, ergosterol, progesterone, dan estrogen. Umumnya steroid berfungsi sebagai hormon.

Hormon seks bagi perempuan dan laki-laki yaitu
a. Testoteron


            Berperan dalam pengembangan organ laki-laki seperti otot, rambut dan pembentukan sperma.

b. Estrogen




            Berperan dalam pengembangan organ kewanitaan, seperti ovulasi.

c. Progesteron


            Berperan untuk mempersiapkan uterus untuk menyuburkan indung telur.

Beberapa tumbuhan yang mengandung steroid yaitu:
1. Dauh Mahkota Dewa
            Tanaman ini mengandung steroid jenis sterol. Dimana daun mahkota dewa ini dapat dimanfaatkan untuk mengatasi penyakit stroke, luka, bekas gigitan hewan buas, hipertensi, pendarahan, dan demam berdarah.  

2. Daun Pepaya
            Daun papaya mengandung steroid jenis sterol. Dimana tanaman ini dimanfaatkan unuk penurun suhu tubuh, sebagai obat untuk demam berdarah, serta untuk menambah nafsu makan.

3. Daun Cincau
            Daun cincau memiliki manfaat bagi tubuh yaitu untuk obat demam, obat diabetes mellitus, radang lambung dan mengobati sakit types.


Permasalahan:
1. Seperti yang telah dijelaskan di atas, manfaat dari daun mahkota dewa dan daun pepaya itu sama, yaitu digunakan sebagai obat untuk demam berdarah. Jika dilihat dari segi manfaatnya yang sama, apakah gugus fungsi yang dimiliki kedua tanaman tersebut sama sehingga manfaatnya bisa sama?

2. Hormon estrogen dapat membantu mengatur siklus menstruasi pada wanita. Namun, mengapa ada yang haid bisa sampai 2 kali dalam 1 bulan? Apakah hormon estrogennya tidak berfungsi dengan baik pada wanita tersebut?

3. Dari penjelasan di atas, manfaat dari daun pepaya salah satunya adalah untuk menambah nafsu makan. Seperti yang kita ketahui bahwa rasa dari daun pepaya itu adalah pahit. Lalu bagaimana kaitan dari rasa pahit yang ada dalam daun pepaya dengan manfaatnya sebagai penambah nafsu makan?

Kamis, 07 November 2019

KEANEKARAGAMAN DAN KEUNIKAN SENYAWA KIMIA STEROID


KEANEKARAGAMAN DAN KEUNIKAN SENYAWA KIMIA STEROID



          Steroid adalah senyawa kimia yang memiliki struktur/kerangka dasar triterpena asiklik. Steroid memiliki ciri umum yaitu sistem empat cincin yang tergabung. Dimana cincin A, B, dan C memiliki 6 atom karbon dan cincin D memiliki 5 atom karbon. Struktur dasarnya yaitu 1,2-cyclopentanoperhydrophenanthrene dengan 17 atom karbon dan 4 cincin. Senyawa yang merupakan turunan dari steroid adalah kolesterol, ergosterol, progesterone, dan estrogen. Umumnya steroid berfungsi sebagai hormon.

            Struktur senyawa steroid memiliki perbedaan. Perbedaan ini ditentukan oleh subtituen R1, R2, dan R3. Dan juga perbedaan dalam satu kelompok tergantung pada yaitu panjang subtituen R1, gugus fungsi subtituen R1, R2, dan R3.




            Penggolongan steroid dapat dibagi menjadi beberapa yaitu:
1. Sterol yaitu sterol invertebrate laut (sterol hewani) dan plant sterol (sterol tumbuhan).
2. Bileacide, yaitu senyawa yang diisolasi dari hewan tingkat tinggi yang berkonjugasi dengan peptida, taurin, dan glisin.
3. Steroid Hormon yaitu substansi yang disekresikan dari kelenjar spesifik.
4. Cardiacactive principles, yaitu steroid yang memiliki efek spesifik dan kuat pada otot jantung yang diisolasi dari tanaman tropik.
5. Sapogenin yaitu glikosida tanaman yang memiliki sifat seperti sabun dalam air. Umumnya disebut saponin.


Steroid pada tumbuhan
Phytosterol


Brassinosteroids



Steroid pada jamur
Ergosterol



Steroid pada serangga
Ecdysterone 



        Steroid dapat diklasifikasikan menjadi beberapa kelompok. Jika dilihat dari segi struktur, steroid terdiri atas :
1. Sterol                                                                                                                      
            Lemak sterol merupakan suatu bentuk steroid yang khusus dimana sterol ini memiliki rumus bangun yang diturunkan dari kolestana dan dilengkapi dengan gugus hidroksil pada atom C-3. Sterol ini tidak hanya ditemukan pada tumbuhan tetapi juga banyak ditemukan pada hewan dan fungi. Lemak sterol yang berasal dari tumbuhan (nabati) disebut filosterol sedangkan lemak sterol yang berasal dari hewan (hewani) disebut zoosterol. Jenis filosterol yang sering dikenal yaitu campesterol, sitosterol, dan stigmasterol. Jenis zoosterol yang penting diantaranya yaitu kolesterol dan hormone steroid. Sedangkan lemak sterol yang ditemukan pada fungi yaitu ergosterol yang mana memiliki fungsi yang sama layaknya kolesterol pada hewan. 

(a) Kolesterol (b) Campesterol (c) Sitosterol (d) Stigmasterol (e) Ergosterol


2. Asam Empedu
            Asam empedu merupakan suatu asam steroid yang dibuat oleh hati dan nantinya akan disimpan didalam empedu. Asam empedu terdiri dari dua jenis yaitu primer dan sekunder. Asam empedu yang termasuk primer yaitu asam kolat dan asam kenodeoksikolat. Asam empedu sekunder yaitu deoksikolat dan asam litokolat.

Asam Kolat


3. Hormon Kelamin
            Hormon kelamin ini terdiri atas empat kelompok, yaitu :
a. Hormon androgen (testosterone dan dihidrotestosteron)
b. Hormon estrogen (estradiol, estron, dan estriol)
c. Hormon progestin (progesterone)
d. Obat kontrasepsi

(a) Testosteron (b) Progesteron (c) Estriol (d) Estradiol (e) Estron


4. Hormon Adrenokortikoid
            Hormon ini merupakan hasil sintesis dari kolesterol dan diproduksi oleh kelenjar adrenalin bagian korteks. Hormon ini terbagi menjadi dua, yaitu :
a. Mineralokortikoid
            Aktivitas dari mineralokortikoid ini mempengaruhi mineral cairan ekstrasel, terutama natrium dan kalium.
b. Glukokortikoid

         Glukokortikoid ini dapat meningkatkan glukosa dalam darah. Yang termasuk kedalam hormone ini yaitu kortisol dan hidrokortisol.



Pertanyaan:
1. Steroid memiliki empat cincin yang tergabung yaitu tiga cincin sikloheksana dan satu cincin siklopentana. Mengapa terdapat perbedaan struktur dari keempat cincin tersebut. Mengapa tidak keempat cincin steroid ini strukturnya sikloheksana saja ataupun siklopentana saja?

2. Sterol merupakan salah satu jenis steroid. Sterol itu ada sterol invertebrate laut (sterol hewan) dan plant sterol (sterol tumbuhan). Dari kedua sterol tersebut, apakah strukturnya berbeda?

3. Seperti yang kita ketahui, steroid berfungsi sebagai hormon dalam tubuh. Salah satunya yaitu hormon kelamin. Hormon kelamin terbagi menjadi empat yaitu hormon androgen, hormon estrogen, hormon progestin, dan obat kontrasepsi. Apa yang menyebabkan perbedaan struktur antar jenis hormon kelamin yang satu dengan yang lainnya padahal keempatnya sama-sama termasuk jenis hormon kelamin?

Kamis, 24 Oktober 2019

BIOGENETIK ALKALOID PADA MAKHLUK HIDUP


BIOGENETIK ALKALOID PADA MAKHLUK HIDUP




            Di blog sebelumnya, kita telah membahas tentang keragaman dan keunikan alkaloid serta pemanfataan alkaloid itu sendiri. Alkaloid merupakan senyawa yang sifatnya basa dan mengandung atom nitrogen yang biasanya berasal dari tumbuhan maupun hewan. Yang mana alkaloid terdapat pada tanaman tingkat tinggi, angiospermae, dan jarang pada tumbuhan gymnospermae, paku-pakuan, lumut dan tumbuhan tingkat rendah.

            Dilihat dari biogenetiknya, ini merupakan cara untuk menjelaskan hubungan alkaloid yang satu dengan yang lainnya berdasarkan cincin heterosiklik. Sehingga alkaloid dibedakan menjadi 3 golongan utama yaitu:
1. Alkaloid asiklik yang berasal dari asam amino oritin dan lisin.
2. Alkaloid jenis aromatik fenilanin yang berasal dari fenilanin, tirosin, dan 3,4-hidroksifenil-alanin.
3. Alkaloid aromatic jenis indol yang berasal dari triptofan.

            Sebelumnya, biogenetic merupakan suatu zat hasil produksi melalui proses biologis yang diperlukan untuk keberlangsungan hipup makhluk hidup. Reaksi yang terlibat dalam biosintesis alkaloid adalah sintesis basa Schiff dan reaksi Mannich.

1. Biosintesis kafein     



                   
            Tumbuhan yang mengandung kafein adalah kopi dan teh. Kafein termasuk alkaloid jenis xantina yang memiliki rasa pahit dan berbentuk Kristal.

2. Biosintesis nikotin



            Tembakau merupakan tanaman yang mengandung senyawa alkaloid jenis nikotin. Proses biosintesis nikotin pada unsur N pada daun yang terakumulasi pada daun.

Pertanyaan:
1. Seperti yang kita ketahui, alkaloid berasal dari asam amino. Menurut Anda, apakah ada alkaloid yang tidak berasal dari asam amino?

2. Alkaloid ada yang berperan sebagai obat dan ada juga yang sebagai racun. Apa yang mempengaruhi hal tersebut?

3. Seperti soal yang pertama, alkaloid berasal dari asam amino. Namun mengapa senyawa alkaloid bersifat basa?




Kamis, 17 Oktober 2019

POTENSI PEMANFAATAN ALKALOID UNTUK MAKHLUK HIDUP


POTENSI PEMANFAATAN ALKALOID UNTUK MAKHLUK HIDUP




            Alkaloid merupakan golongan senyawa metabolit sekunder yang mana senyawa ini mengandung nitrogen (N) dengan tingkat oksidasi negative yang terdapat secara terbatas pada makahluk hidup. Alkaloid juga merupakan senyawa metabolite sekunder yang memiliki sifat alkali. Alkaloid memiliki sejarah hanpir setua dengan peradaban manusia. Alkaloid sering digunakan sebagai obat-obatan dalam bentuk minuman, dan tak jarang juga alkaloid dijadikan sebagai racun.

            Alkaloid memiliki rasa pahit atau getir saat di lidah, hal ini dikarenkan alkaloid bersifat basa. Alkaloid dapat ditemukan pada tumbuhan, hewan, bakteri, dan jamur. Namun, alkaloid tidak ditemukan disemua jenis tumbuhan. Alkaloid banyak ditemukan pada tumbuhan tingkat tinggi Angiospermae khusunya pada tanaman dikotil. Berikut beberapa tanaman yang mengandung alkaloid yang bermanfaat untuk makhluk hidup:

Cokelat dan Kopi

            Cokelat dan kopi merupakan tanaman yang mengandung alkaloid jenis kafein. Yang mana ketika kita mengkonsumsinya dapat menimbulkan rasa tenang, rileks, dan senang. Dan juga cokelat memiliki antioksidan yang tinggi.

Tembakau

            Tembakau adalah salah satu tanaman yang mengandung alkaloid jenis nikotin. Yang sering kita tahu, bahwa nikotin terdapat dalam rokok yang dapat menimbulkan rasa candu terhadap penggunanya. Selain itu, nikotin juga memiliki manfaat yang positif yaitu dapat digunakan untuk menyembuhkan sakit gigi, sebagai obat ruam kulit dan dapat mengobati luka akibat gigitan serangga ataupun ular berbisa.

Mengkudu

            Di dalam mengkudu terdapat alkaloid jenis xeronine yang berfungsi untuk anti inflamasi, sebagai pelindung saraf melalui aktivitas anti-oksidan, dapat mengobati amandel, radang tenggorokan dan lainnya.



Permasalahan:
1. Di dalam kopi terdapat alkaloid jenis kafein. Dimana kebanyakan orang mengkonsumsi kopi untuk menghilangkan rasa kantuk ketika sedang bergadang. Apa pengaruh kopi sehingga dapat menghilangkan rasa kantuk?
2. Cokelat banyak dikonsumsi baik dalam bentuk minuman atau makanan. Di dalam cokelat terdapat alkaloid golongan kafein. Mengkonsumsi cokelat dapat menimbulkan rasa tenang, senang, dan bahagia. Apakah ada hubungan antara rasa tenang, senang, dan bahagia setelah mengkonsumsi cokelat dengan kandungan kafein yang ada di dalam cokelat tersebut?

3. Di dalam rokok terdapat alkaloid jenis nikotin. Dimana nikotin dapat menimbulkan rasa candu terhadap perokok. Yang mana penggunanya sulit untuk berhenti merokok. Apa yang menyebabkan nikotin dapat menimbulkan rasa candu?

Sabtu, 12 Oktober 2019

KEANEKARAGAMAN DAN KEUNIKAN SENYAWA KIMIA ALKALOID



KEANEKARAGAMAN DAN KEUNIKAN SENYAWA KIMIA ALKALOID





             Alkaloid merupakan golongan senyawa metabolit sekunder yang mana senyawa ini mengandung nitrogen (N) dengan tingkat oksidasi negative yang terdapat secara terbatas pada makahluk hidup. Alkaloid juga merupakan senyawa metabolite sekunder yang memiliki sifat alkali. Alkaloid memiliki sejarah hanpir setua dengan peradaban manusia. Alkaloid sering digunakan sebagai obat-obatan dalam bentuk minuman, dan tak jarang juga alkaloid dijadikan sebagai racun.


            Alkaloid memiliki rasa pahit atau getir saat di lidah, hal ini dikarenkan alkaloid bersifat basa. Alkaloid dapat ditemukan pada tumbuhan, hewan, bakteri, dan jamur. Namun, alkaloid tidak ditemukan disemua jenis tumbuhan. Alkaloid banyak ditemukan pada tumbuhan tingkat tinggi Angiospermae khusunya pada tanaman dikotil.


Sifat-Sifat Alkaloid
1. Mengandung aton Nitrogen dari asam amino.
2. Kebanyakan berbentuk padatan kristan dan ada juga yang berbentuk amorf. Pada nikotin dan kooniin, alkaloid berupa cairan.
3. Umumnya tidak memiliki warna.
4. Umumnya memiliki rasa pahit atau getir.
5. Umumnya basa bebasnya larut dalam pelarut organic.
6. Alkaloid dapat membentuk endapan dengan bentuk iodide dari Hg, Au dan logam berat lainnya (dasar untuk identifikasi alkaloid).


Berdasarkan sumber atom N dalam strukturnya, alkaloid dapat dibagi menjadi beberapa yaitu:
1. Alkaloid yang berasal dari ornitin.
2. Alkaloid yang berasal dari lisin.
3. Alkaloid yang berasal dari asam nikotinat.
4. Alkaloid yang berasal dari tirosin.
5. Alkaloid yang berasal dari triptopan.
6. Alkaloid yang berasal dari asam antranilat.
7. Alkaloid yang berasal histidin.
8. Alkaloid yang berasal dari proses aminasi dan alkaloid purin.

            Sedangkan berdasarkan kerangka karbon di mana atom N berada dapat diklasifikasikan sebagai berikut:
1. Alkaloid amino.
2. Alkaoid piridin dan piperidin.
3. Alkaloid tropan.
4. Alkaloid pirolizidin.
5. Alkaloid quinolizidin.
6. Alkaloid isoquinolin.
7. Alkaloid benzofenantridin.
8. Alkaloid tetrohidroisokuinolin terpenoid.
9. Alkaloid indol.
10. Alkaloid quinolin.
11. Alkaloid imidazol.
12. Alkaloid steroid.
13. Alkaloid akonitrum.


14. Alkaloid guanidium.

Permasalahan:
1. Jika pada senyawa flavonoid banyak berperan dalam bidang kesehatan karena dapat berfungsi sebagai obat. Berbeda dengan alkaloid, kebanyakan alkaloid bersifat toksik atau racun. Jika bersifat toksik, apakah alkaloid dapat dijadikan obat untuk manusia?
2. Dalam rokok terdapat nikotin yang mana nikotin ini dapat menimbulkan rasa candu pada perokok tersebut. Apakah ada cara untuk menghilangkan rasa candu yang dialami si perokok agar si perokok sedikit demi sedikit dapat berhenti merokok? 
3. Apakah yang menyebabkan rasa pahit dan getir pada alkaloid? Dan apakah semua jenis alkaloid itu memiliki rasa pahit?


Kamis, 10 Oktober 2019

POTENSI PEMANFAATAN FLAVONOID UNTUK MAKHLUK HIDUP


POTENSI PEMANFAATAN FLAVONOID UNTUK MAKHLUK HIDUP



            Sebelumnya telah dijelaskan bahwa flavonoid adalah kelompok senyawa polifenol yang kebanyakan hampir terdapat pada semua tumbuhan. Dimana senyawa flavonoid ini bertindak sebagai pigmen (pemberi warna ungu, biru, merah, dan kuning). Flavonoid juga termasuk senyawa metabolit sekunder, yang mana senyawa ini berguna untuk mempertahankan diri dari hama dan penyakit, serta dapat beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Hampir semua bagian dari tumbuhan seperti akar, batang, daun, ranting, kulit kayu, dan bunga mengandung senyawa flavonoid. Berikut beberapa tanaman yang memiliki kandungan senyawa flavonoid yaitu sebagai berikut :

1. Kacang Kedelai

            Kacang kedelai merupakan tanaman yang mengandung senyawa flavonoid cukup tinggi. Jenis flavonoid yang terdapat pada kacang kedelai adalah isoflavon. Tumbuhan ini banyak digunakan sebagai makanan, minuman, ataupun obat-obatan. Dalam kacang kedelai terkandung beberapa vitamin yang berperan sebagai antioksidan, yaitu sebagai berikut vitamin E, vitamin A, vitamin C dan provitamin A.

2. Apel

            Apel merupakan tumbuhan yang mengandung flavonoid. Dimana jenis flavonoid yang terkandung dalam Apel adalah quercetin. Yang mana senyawa quercetin dapat dimanfaatkan sebagai obat untuk mencegah penyakit jantung, mencegah katarak, dan mempercepat penyembuhan kenaikan asam lambung. Jadi dapat dikatakan bahwa dengan adanya senyawa quercetin, kita tidak perlu pergi ke dokter untuk berobat.

3. Sirsak

            Jenis senyawa flavonoid yang terdapat dalam sirsak yaitu fenol. Gimana kandungan yang terdapat dalam sirsak dapat berperan sebagai antioksidan yang membantu mengurangi radikal bebas. Selain itu dapat mengobati penyakit darah tinggi (hipertensi).

4. Belimbing Wuluh

            Belimbing wuluh merupakan salah satu tanaman yang mengandung senyawa flavonoid tannin. Dimana kandungan senyawa flavonoid ini dapat mengobati darah tinggi, diabetes, dan kolesterol. Dan juga dapat meredakan peradangan pada jerawat.

5. Temu Putih/ Kunyit Putih

            Kandungan flavonoid yang terdapat pada temu putih adalah flavonoid jenis tannin. Yang mana kandungan ini berperan sebagai penghambat pertumbuhan sel kanker, mengobati perut kembung, dan menghilangkan bau mulut.


Permasalahan:

1. Kandungan senyawa quercetin dalam apel berperan sebagai obat untuk mencegah penyakit jantung, mencegah katarak, dan mempercepat penyembuhan kenaikan asam lambung. Selain itu, apel juga dapat menghambat pertumbuhan sel kanker. Apakah dengan mengkonsumsi apel dapat menyembuhkan penyakit kanker tanpa dibantu dengan obat-obatan kimia?

2.  Isoflavon merupakan salah satu golongan flavonoid. Yang mana isoflavon hanya terdapat pada kacang-kacangan saja. Mengapa bisa demikian? Apakah isoflavon juga ada di tumbuhan lain selain kacang-kacangan?

3. Flavonoid banyak terdapat pada tumbuhan dan hewan. Pada tumbuhan, senyawa flavonoid memiliki banyak peranan dalam dunia kesehatan. Namun apakah fungsi senyawa flavonoid yang ada pada tumbuhan itu sama dengan yang ada di hewan?  

KIMIA BAHAN ALAM UNTUK MAKANAN, MINUMAN DAN PENYEDAP RASA

Kimia Bahan Alam untuk Makanan, Minuman dan Penyedap Rasa        Dalam kehidupan sehari-hari, kita banyak mengkonsumsi maka...